Ciung Wanara Sukabumi Menggema di Nasional, Tiga Pesilat Muda Ukir Prestasi di Si Jalak Harupat
Sukabuminow.com || Perguruan Pencak Silat Ciung Wanara Cabang Kabupaten Sukabumi kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu lumbung atlet muda berprestasi setelah mencetak hasil gemilang pada National Student Sports Competition Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional 2025 yang digelar pada 26–27 Desember 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Ajang bergengsi yang diikuti sekitar 1.200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini mempertandingkan kategori tanding, tunggal, ganda, dan regu, dengan kelas prestasi dan pemassalan, yang diikuti pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/sederajat. Di tengah ketatnya persaingan nasional, pesilat-pesilat muda Ciung Wanara Sukabumi tampil penuh percaya diri dan berhasil mencuri perhatian.
Dari arena pertandingan, tiga pesilat Ciung Wanara Cabang Kabupaten Sukabumi sukses menorehkan prestasi terbaik. Tri Buana Tungga Dewi tampil luar biasa dengan meraih medali emas sekaligus dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Prestasi Pra Remaja Putri Tingkat Nasional. Sementara itu, Renold menyumbangkan medali emas pra remaja, dan Padilah melengkapi raihan prestasi dengan medali perak pra remaja.
Keberhasilan tersebut bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan buah dari proses panjang pembinaan, kedisiplinan, serta konsistensi latihan yang dijalani para atlet sejak usia dini.
Wakil Ketua Perguruan Pencak Silat Ciung Wanara Cabang Kabupaten Sukabumi, Liek Rochadi S, mewakili Ketua Perguruan Agus Romansyah, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para atlet muda tersebut.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan selama ini berjalan ke arah yang benar. Anak-anak berlatih dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai pencak silat. Kami sangat bangga karena mereka mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya, Senin (29/12/25).
Menurut Liek, keberhasilan ini juga menjadi motivasi besar bagi Ciung Wanara Cabang Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet, baik dari sisi teknik, mental bertanding, maupun karakter.
“Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi pesilat-pesilat muda lainnya di Sukabumi agar terus berlatih dan tidak ragu bermimpi besar,” tambahnya.
Apresiasi dan rasa bangga juga datang dari Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, yang selama ini dikenal sebagai pembina Perguruan Pencak Silat Ciung Wanara. Ia menilai prestasi yang diraih para pesilat muda tersebut merupakan kebanggaan tidak hanya bagi perguruan, tetapi juga bagi masyarakat Sukabumi secara luas.
“Saya sangat mengapresiasi dan merasa bangga atas prestasi yang diraih Ciung Wanara Cabang Kabupaten Sukabumi. Ini adalah capaian luar biasa yang menunjukkan bahwa anak-anak daerah mampu berprestasi di level nasional,” ungkap Deni.
Deni berharap prestasi tersebut dapat terus dijaga dan ditingkatkan, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
“Pencak silat bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang karakter, kedisiplinan, dan jati diri. Saya berharap Ciung Wanara terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Sukabumi dan Indonesia,” tuturnya.
Keberhasilan Ciung Wanara Cabang Kabupaten Sukabumi di panggung nasional ini menjadi catatan penting bahwa dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan berbagai pihak, potensi atlet pelajar daerah mampu bersinar dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Dari Si Jalak Harupat, semangat Ciung Wanara kembali pulang ke Sukabumi, membawa harapan dan kebanggaan baru bagi dunia pencak silat.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana




