Sukabuminow.com || Ada yang unik dalam penyaluran bantuan pangan di Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Agar berlangsung tertib dan rapi, pemerintah desa menerapkan pola penyaluran yang dibuat menyerupai suasana pemilihan.
Konsep tersebut merupakan ide dari para perangkat Desa Citarik. Mekanisme itu diterapkan untuk mengatur kedatangan ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga proses pembagian bantuan tidak menimbulkan penumpukan.
Kepala Desa Citarik, U Sumantri, mengatakan cara tersebut sengaja dibuat agar penyaluran berjalan lebih teratur.
“Ini merupakan ide dari para perangkat desa. Kami membuat mekanisme penyaluran menyerupai pemilihan supaya masyarakat yang datang bisa lebih tertib dan rapi. Jadi, prosesnya dapat berjalan dengan baik,” ujar U Sumantri, Selasa (1/9/26).
Para KPM memasuki area pengambilan bantuan pangan berupa 30 kilogram beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2016 tersebut dengan cara mengantre satu baris membawa barcode. Sehingga antrean lebih rapi dan tertata.
Pada penyaluran kali ini, jumlah penerima bantuan pangan di Desa Citarik mencapai 2.179 KPM. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya yang tercatat sebanyak 2.048 KPM.
“Para penerima manfaat berasal dari empat kedusunan. Penyaluran dilaksanakan selama dua hari sejak kemarin,” jelasnya.
Setiap hari, dua kedusunan dijadwalkan menerima bantuan. Pola tersebut membuat antrean dapat diatur berdasarkan wilayah sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih tertib.
Sumantri berharap, bantuan pangan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Ia juga meminta warga yang belum memperoleh bantuan agar tidak berkecil hati dan tetap bersabar.
“Bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, kami berharap bisa bersabar. Mudah-mudahan ke depannya bisa masuk sebagai KPM sehingga dapat menerima bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
