Kabupaten Sukabumi

Aktivitas Tower Telekomunikasi Dihentikan Satpol PP, Kenapa?

Sukabuminow.com || Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi melakukan pemasangan banner maklumat dalam pengawasan di sebuah tower telekomunikasi milik PT Persada Sokatama di Kampung Kiaralawang RT 02/21, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Selasa (16/10/18).

Chaerul Ichwan, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakkperda) Satpol PP Kabupaten Sukabumi, mengatakan tower tersebut belum memiliki perizinan yang lengkap. Hal itu dilakukan sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 116 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penindakan.

“Kami melangkah sesuai dengan kewenangan. Proses pemasangan banner maklumat pengawasan juga disaksikan perwakilan pihak perusahaan,” ungkapnya.

Baca Juga :

Ia menjelaskan, status dalam pengawasan bertujuan untuk mendorong agar pelaku usaha segera melengkapi segala persyaratan perizinan yang harus dimiliki.

“Kami berikan waktu tujuh hari untuk perusahaan melengkapi perizinan sebelum kami melangkah ke tingkat selanjutnya. Sementara ini tidak ada aktivitas apapun di tower itu,” paparnya.

Rizwan Nurjaman, Perwakilan PT Persada Sokatama, mengakui jika pihaknya belum melengkapi proses perizinan yang dibutuhkan terutama IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

“Izin sudah diproses. Hanya saja memang ada tahapan dari Kominfosan, Tata Ruang, dan DLH (Dinas Lingkungan Hidup). Kami sudah urus sampai ke sana,” jelasnya.

Namun, jelasnya, terdapat persyaratan baru di DLH yang mengharuskan sebuah perusahaan memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) yang terintegrasi secara online atau OSS (One Single Submission).

“Ini yang jadi kendala. Mengurus OSS agak lama tapi sudah diurus ke Kementerian Keuangan RI. Proses IMB menunggu izin dari DLH itu,” beber Sitac (Site Acquisition) perusahaan tersebut.

Sejauh ini, lanjutnya, perizinan yang sudah dipegang baru sebatas izin domisili dari desa, izin lingkungan, dan rekomendasi dari kecamatan.

“Saya akan segera komunikasikan dengan pihak perusahaan untuk menginformasikan hal ini,” tutupnya. (Yadi)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button