Sukabuminow.com || Warga Palabuhanratu dibuat geram oleh aksi balap liar yang terjadi di Jalan Siliwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (23/8/25) dini hari. Aksi tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Informasi yang dihimpun, balap liar berlangsung sekitar pukul 03.20 WIB. Seorang warga bahkan nekat keluar rumah untuk membubarkan aksi tersebut sambil berteriak dengan nada kesal.
Seorang warga berinisial BB mengungkapkan kekecewaannya terhadap ulah para remaja yang terlibat balap liar. Menurutnya, selain menimbulkan kebisingan, aksi itu berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
“Semalam saya keluar karena sangat berisik. Yang disayangkan, mereka seakan-akan tidak peduli dengan masyarakat sekitar maupun pengendara yang melintas,” ujar BB, Sabtu siang.
Ia menambahkan, lokasi yang dijadikan arena balap berada tepat di depan Klinik Korpri, sehingga sangat mengganggu pasien yang sedang dalam kondisi sakit dan membutuhkan ketenangan.
“Saya jengkel karena di sekitar situ ada fasilitas kesehatan. Pasien yang sedang berobat atau istirahat jelas terganggu. Apalagi jam segitu waktunya orang tidur,” tegasnya.
Menurut BB, para pembalap liar kerap bermain “kucing-kucingan” dengan aparat. Mereka sengaja beraksi ketika jalanan sepi dan masyarakat sedang terlelap, sehingga sulit terpantau patroli.
Sementara itu, warga lainnya berinisial SI juga menyuarakan keresahannya. Ia menilai balap liar tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga menghambat arus lalu lintas, terutama bagi nelayan dan pedagang yang beraktivitas dini hari.
“Harus ada tindakan tegas. Mereka bertindak seolah jalan itu milik pribadi sampai menutup akses. Padahal, banyak warga yang berangkat melaut atau ke pasar pada jam segitu. Ini sangat meresahkan,” ungkap SI.
Warga berharap pihak berwenang segera mengambil langkah konkret untuk menghentikan aksi balap liar yang meresahkan tersebut.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana
