Sukabuminow.com || Kenaikan harga material tidak menyurutkan komitmen Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk menuntaskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, menegaskan pekerjaan akan tetap dilaksanakan sesuai target dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Penyesuaian terhadap kondisi harga material dilakukan tanpa mengurangi mutu pekerjaan.
“Memang harga material saat ini mengalami fluktuasi yang cukup besar. Namun, pelaksanaannya tetap kami sesuaikan dengan target yang ada,” ujar Agung usai pembukaan TMMD ke-130 di Lapangan Cikole, Selasa (13/10/26).
Ia memastikan kenaikan harga, termasuk material aspal, tidak menjadi alasan untuk menurunkan standar pekerjaan. Menurutnya, kualitas menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD karena hasil pembangunan akan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
“Tetap kami kerjakan tanpa mengurangi spesifikasi yang ada,” tegasnya.
TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Cikole, Desa Mekarjaya, Senin pagi.
Sebelum pembukaan, sejumlah pekerjaan telah dikebut melalui tahap pra-TMMD. Agung menyebut progres pekerjaan fisik pada tahap tersebut telah mencapai sekitar 65 persen.
Pra-TMMD dilakukan untuk mengejar sejumlah sasaran yang dinilai tidak akan cukup jika seluruhnya dikerjakan hanya dalam waktu pelaksanaan utama selama 30 hari.
“Karena ada sasaran yang apabila dikerjakan dalam waktu satu bulan mungkin tidak akan mencukupi, kami tarik lebih awal melalui kegiatan pra-TMMD,” katanya.
Sebanyak sekitar 150 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Kepolisian, serta dibantu pemerintah daerah.
“Sasaran fisik TMMD mencakup pengaspalan jalan sepanjang 2 kilometer dengan lebar 2,5 meter dari Kampung Cikole menuju Kampung Bojonggadog. Selain itu, terdapat pembangunan lima titik sumur bor, tiga unit MCK, rehabilitasi satu jembatan, satu unit posyandu, serta perbaikan lima rumah tidak layak huni,” ungkapnya.
Program juga mencakup ketahanan pangan, pemberian makanan tambahan, penghijauan, pembersihan fasilitas umum, dan santunan sembako. Sementara sasaran nonfisik meliputi penyuluhan keagamaan, kesehatan, pertanian, peternakan, UMKM, serta wawasan kebangsaan.
TMMD ke-130 di Desa Mekarjaya dilaksanakan selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026. Program tersebut didukung anggaran APBN, APBD Kabupaten Sukabumi, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Kami berharap seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat Ciemas,” pungkasnya.
Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana
