Sukabuminow.com || Pergantian pucuk pimpinan di tubuh TNI kembali menjadi sorotan publik. Serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 310/Kidang Kencana bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya di Kabupaten Sukabumi.
Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, saat menghadiri upacara sertijab di Lapangan Yonif 310/KK, Cikembar, Senin (6/4/26).
Dalam upacara tersebut, tongkat komando resmi berpindah dari Letkol Inf Beny Safri kepada Letkol Inf Angga Sukma. Pergantian ini dinilai sebagai bagian penting dari regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI yang berdampak langsung terhadap keamanan daerah.
“Negara membutuhkan kolaborasi semua instrumen untuk mencapai kemerdekaan yang hakiki,” ujar Andreas.
Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pertahanan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama di tengah dinamika tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Menurutnya, Sukabumi sebagai wilayah strategis memerlukan kolaborasi kuat antara TNI, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Komitmen itu ditegaskan melalui upaya memperkuat kerja sama lintas sektor, khususnya dengan jajaran Yonif 310/KK.
“Sinergi harus terus dijaga dan ditingkatkan demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Andreas juga menyampaikan apresiasi kepada Letkol Inf Beny Safri atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin Yonif 310/KK.
Kini, Beny Safri dipercaya mengemban tugas baru sebagai Dandim 0607/Kota Sukabumi. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin antara TNI dan pemerintah daerah tetap berlanjut.
“Semoga sinergi yang sudah terbangun tetap terjaga meski terjadi pergantian kepemimpinan,” ungkapnya.
Sementara itu, Letkol Inf Angga Sukma sebagai komandan baru menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program yang telah dirintis pendahulunya.
Ia juga membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami mohon dukungan semua pihak agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan ke depan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Pergantian komando di Yonif 310/KK ini menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas keamanan Sukabumi tetap menjadi prioritas utama.
Dengan kolaborasi yang solid antara TNI dan pemerintah daerah, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.
Sertijab ini sekaligus menegaskan bahwa kekuatan utama dalam menjaga wilayah bukan hanya terletak pada militer semata, tetapi pada sinergi seluruh elemen bangsa.
Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana
