Sukabuminow.com || Pengembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan destinasi. Kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya pada sektor perhotelan dan restoran, dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan pengalaman wisatawan sekaligus memperkuat daya saing pariwisata daerah.
Karena itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mendukung upaya Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi pelaku usaha hotel serta restoran melalui pelatihan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyampaikan dukungan tersebut saat membuka Pelatihan Hospitality Bidang Hotel dan Restoran Tahun 2026 yang diselenggarakan BPC PHRI Kabupaten Sukabumi di Lantai 2 Gedung IKM, Palabuhanratu, Senin (26/10/26).
Menurut Ali, peningkatan kompetensi SDM harus berjalan seiring dengan pengembangan destinasi wisata. Sebab, wisatawan tidak hanya menilai keindahan tempat yang dikunjungi, tetapi juga kualitas pelayanan sejak datang hingga meninggalkan suatu destinasi.
“Kami sangat mendukung kegiatan peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM seperti yang dilakukan PHRI. Hospitality menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman wisatawan dan meningkatkan daya saing pariwisata Kabupaten Sukabumi,” ujar Ali, Selasa (27/10/26).
Ali menilai, kualitas pelayanan hotel dan restoran memiliki keterkaitan langsung dengan citra destinasi. Pelayanan yang profesional, ramah, dan konsisten dapat membuat wisatawan merasa nyaman serta memiliki pengalaman positif selama berada di Kabupaten Sukabumi.
Sebaliknya, pengembangan destinasi yang tidak diimbangi kualitas pelayanan dapat mengurangi nilai pengalaman wisatawan. Karena itu, peningkatan kemampuan tenaga kerja perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata daerah.
“Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat destinasi. Mereka juga membutuhkan pelayanan yang baik, mulai dari akomodasi, makanan, hingga interaksi dengan para pelaku usaha. Ini yang harus terus kita tingkatkan,” katanya.
Pelatihan hospitality yang digelar BPC PHRI menjadi salah satu langkah untuk menjawab kebutuhan tersebut.
“Kompetensi tenaga kerja diharapkan semakin sesuai dengan tuntutan industri pariwisata dan karakter wisatawan yang terus berkembang,” ujarnya.
Ali menegaskan, peningkatan kualitas SDM tidak dapat dilakukan melalui satu kegiatan pelatihan saja. Kolaborasi antara pemerintah daerah, PHRI, pelaku usaha, dan sektor terkait perlu diperkuat agar pengembangan kompetensi berlangsung secara berkelanjutan.
Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi wisata yang besar. Potensi tersebut perlu ditopang ekosistem pariwisata yang profesional agar manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara lebih luas.
“Kami mendorong PHRI agar terus melakukan penguatan kapasitas SDM. Kalau pelayanan semakin baik, wisatawan semakin nyaman. Pada akhirnya, ini akan memperkuat citra dan daya saing pariwisata Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
