Lima Personel Satpol PP Sukabumi Ikuti Pelatihan Nasional Service Excellence di Bogor
Sukabuminow.com || Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus berupaya memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kapasitas aparatur di lapangan. Salah satunya dilakukan dengan mengirim lima personel mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Public Speaking dan Service Excellence yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kegiatan yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri itu berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Mei 2026, di PT JISS, Jalan Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Dalam pelatihan batch pertama tersebut, sebanyak 120 personel Satpol PP dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti penguatan kompetensi komunikasi publik dan pelayanan prima.
Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Deni Yudono, menegaskan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi menjadi kebutuhan penting bagi aparat penegak peraturan daerah di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Menurutnya, aparat Satpol PP saat ini tidak hanya dituntut tegas dalam menjalankan penegakan aturan, tetapi juga harus mampu menghadirkan pendekatan yang humanis, komunikatif, dan profesional kepada masyarakat.
“Bimtek ini sangat penting untuk menguatkan pengalaman dan pengetahuan personel, terutama dalam membangun komunikasi yang baik kepada masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Deni Yudono, Jumat (8/5/26).
Ia menilai, kemampuan public speaking menjadi salah satu aspek strategis yang kini harus dimiliki setiap personel Satpol PP. Sebab, di lapangan, aparat sering berhadapan langsung dengan masyarakat dalam berbagai situasi yang membutuhkan pendekatan persuasif.
“Personel Satpol PP harus mampu menyampaikan pesan dengan baik, menjaga etika pelayanan, dan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.
Deni juga menekankan bahwa pelatihan service excellence menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Satpol PP di tengah masyarakat. Menurutnya, paradigma pelayanan publik saat ini telah berubah dari pendekatan represif menjadi lebih edukatif dan kolaboratif.
Isu penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur daerah sendiri kini menjadi perhatian nasional, terutama dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
Dalam konteks tersebut, pelatihan yang difasilitasi Kemendagri dinilai menjadi langkah strategis untuk membentuk aparat Satpol PP yang tidak hanya sigap dalam penegakan perda, tetapi juga mampu menjadi representasi pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
“Kami berharap personel yang mengikuti kegiatan ini dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan kerja, sehingga pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Sukabumi semakin baik dan berkualitas,” pungkas Deni.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana




