Kabupaten SukabumiKriminal dan HukumPemerintahan

Waspada! Penipu Catut Nama Kasatpol PP Sukabumi, Aksi Terbongkar Saat Telepon Langsung

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat daerah. Terbaru, Rabu (1/4/26), nama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Deni Yudono, dicatut oleh pelaku tidak bertanggung jawab dalam aksi penipuan melalui telepon dan pesan digital.

Kasus ini terungkap secara langsung dalam situasi yang tak biasa. Saat itu, Kepala Seksi Gakperda Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Cecep Supriadi, menerima panggilan dari nomor tak dikenal, tepat ketika dirinya berada satu mobil bersama Deni Yudono sepulang dari kegiatan dinas di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu.

Peristiwa bermula ketika telepon milik Cecep Supriadi berdering dari nomor yang tidak tersimpan namun foto dan nama yang terpasang merupakan milik Deni Yudono.

Saat diangkat, penelepon tersebut langsung mengaku sebagai Deni Yudono dan mencoba menjalin komunikasi dengan gaya meyakinkan.

“Pelaku mencoba meyakinkan dengan gaya bicaranya,” ujar Cecep.

Menanggapi hal itu, Deni memastikan bahwa dirinya tidak pernah melakukan panggilan tersebut, sekaligus menegaskan bahwa nomor tersebut adalah milik pelaku penipuan.

Deni Yudono yang baru saja dilantik sebagai Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa kejadian ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat.

“Ini menjadi pembelajaran penting. Pelaku sudah berani mencatut nama pejabat untuk menipu. Masyarakat harus lebih waspada dan tidak mudah percaya,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa modus seperti ini biasanya bertujuan untuk meminta sejumlah uang, bantuan, atau informasi penting dengan dalih kedinasan.

Deni juga mengajak masyarakat untuk menjadi “smart citizen” atau warga cerdas dalam menyikapi informasi digital.

“Pastikan setiap informasi yang diterima itu benar. Jika ragu, konfirmasi. Jangan sampai menjadi korban,” tambahnya.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!