Sukabuminow.com || Kebakaran yang melanda kawasan Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak hanya menyisakan persoalan tempat tinggal dan harta benda. Bagi warga yang terdampak, dokumen administrasi kependudukan (adminduk) juga menjadi bagian penting yang harus segera dipulihkan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi. Melalui UPTD Dukcapil Palabuhanratu, pelayanan adminduk bagi warga korban kebakaran Kasepuhan Ciptamulya digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kembali dokumen kependudukan yang terdampak musibah.
Pelayanan tersebut dilaksanakan pada Senin (27/6/26). Sebanyak 52 kepala keluarga (KK) tercatat mendapatkan layanan administrasi kependudukan dalam kegiatan tersebut.
Kepala Tata Usaha UPTD Dukcapil Palabuhanratu, Dadang Sudjana, mewakili Kepala UPTD Dukcapil Palabuhanratu Dudi Iskandar, mengatakan pelayanan ini merupakan bentuk respons pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Menurutnya, dokumen kependudukan memiliki peran penting dalam berbagai kebutuhan warga. Karena itu, masyarakat yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen akibat kebakaran perlu mendapatkan kemudahan untuk memperoleh dokumen pengganti.
“Pelayanan ini kami lakukan untuk membantu warga korban kebakaran agar dokumen administrasi kependudukannya dapat segera dipenuhi kembali. Kami berupaya memberikan pelayanan secara langsung sehingga masyarakat tidak perlu menghadapi kesulitan tambahan setelah mengalami musibah,” ujar Dadang, Selasa (28/7/26).
Dalam pelayanan tersebut, sejumlah dokumen kependudukan diproses dan diterbitkan untuk warga terdampak. Data pelayanan mencatat sebanyak 104 akta kelahiran diterbitkan, disertai enam perekaman KTP elektronik baru.
Selain itu, sebanyak 100 KTP elektronik juga dicetak untuk memenuhi kebutuhan dokumen kependudukan masyarakat yang terdampak kebakaran.
Dokumen-dokumen tersebut kemudian diserahkan langsung kepada para korban. Langkah ini dilakukan agar warga dapat segera kembali memiliki dokumen kependudukan yang dibutuhkan untuk mengakses berbagai layanan publik dan keperluan administrasi lainnya.
Dadang menegaskan, pelayanan adminduk bagi korban kebakaran menjadi bagian dari upaya untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan hak pelayanan administrasi kependudukan meskipun sedang berada dalam kondisi sulit.
“Dokumen kependudukan sangat penting bagi masyarakat. Setelah terjadi musibah, pemulihan dokumen menjadi salah satu kebutuhan yang harus diperhatikan. Kami berharap pelayanan ini dapat membantu warga dan memberikan kemudahan dalam mengurus berbagai keperluan administrasi setelah kebakaran,” katanya.
Pelayanan adminduk tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan penanganan kerusakan fisik. Pemulihan identitas dan dokumen kependudukan juga menjadi bagian penting agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sosial dan administratif secara normal.
Bagi warga Kasepuhan Ciptamulya yang terdampak kebakaran, kepemilikan kembali dokumen kependudukan menjadi langkah penting dalam proses pemulihan. KTP elektronik, akta kelahiran, dan dokumen adminduk lainnya dapat menjadi dasar untuk mengakses sejumlah layanan pemerintah serta berbagai kebutuhan administrasi masyarakat.
Dengan pelayanan langsung tersebut, pemerintah melalui Disdukcapil Kabupaten Sukabumi berupaya memastikan warga korban kebakaran tidak semakin terbebani oleh persoalan administrasi setelah menghadapi musibah.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
