Jokowi : Pendidikan Agama Islam Dihapus?, Itu Hoaks
Sukabuminow.com || Riuh gemuruh puluhan ribu massa. Sambut Jokowi di Sukabumi. Kamis (11/4/19). Gedung Pusbangdai Cikembang. Tak mampu menampung massa yang hadir. “Hidup Jokowi. Hidup Jokowi,”. Teriakan itu. Terdengar menggema.
Jokowi maju ke podium. Massa pun tenang. Presiden RI ke-7 ini. Meminta masyarakat melawan hoaks atau berita bohong.
“Saya sudah 4,5 tahun diserang. Berbagai hoaks. Selama itu juga. Saya cuma berkata dalam hati. Sabar ya Allah. Sabar ya Allah,” ujar Jokowi. Disambut tepuk tangan. Ribuan massa.
Baca Juga :
- Di Sukabumi, Jokowi Bicara Hasil Pembangunan
- Kunjungi Kabupaten Sukabumi, Ini Target Perolehan Suara Jokowi
Pendidikan agama Islam akan dihapus. Adzan dilarang. Dituduh PKI. Adalah hoaks yang menimpa Jokowi hingga kini. Dan makin masif penyebarannya. Khususnya ke kalangan emak-emak.
“Mana mungkin adzan dilarang. Pendidikan agama Islam dihapus. Itu tidak mungkin. Wakil yang saya pilih. Itu Ketua MUI. KH. Ma’ruf Amin. Mustahil kami lakukan itu. Jadi semua itu hoaks. Atau fitnah keji. Kita lawan,” ajak Jokowi.
Begitupula soal tuduhan PKI. Jokowi lahir tahun 1961. PKI dibubarkan tahun 1965. “Masak umur 4 tahun dituduh PKI,” tegas Jokowi. (Mulya H)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com




