Akses Dua Desa di Sukabumi Kini Terhubung, Jembatan Garuda Cibodas Diresmikan

Sukabuminow.com || Akses masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, semakin terbuka setelah Jembatan Garuda Cibodas di Kampung Parakan Terus, Desa Gunung Bentang, Kecamatan Sagaranten, resmi diresmikan, Sabtu (10/10/26).

Jembatan sepanjang 48 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut menjadi penghubung penting antara Desa Gunung Bentang, Kecamatan Sagaranten, dan Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar.

Peresmian dilakukan Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Agung Ariwibowo. Sekitar 100 orang hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari unsur TNI, pemerintah kecamatan, kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat hingga warga.

Turut hadir Danramil 2211/Sagaranten Kapten Arm Rudianto Ginting, Camat Sagaranten Hodan Pirmansyah, Kapolsek Sagaranten Iptu Sugiharto, Kepala Desa Gunung Bentang Jajat Sudrajat, Sekretaris Desa Cimenteng Robi, serta tokoh masyarakat.

Agung Ariwibowo mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program yang diprakarsai Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dilaksanakan TNI bersama unsur pemerintah daerah.

Menurutnya, keberadaan jembatan diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Akses yang lebih mudah dapat mendukung berbagai kebutuhan warga, mulai dari pendidikan hingga aktivitas ekonomi.

“Dengan adanya Jembatan Garuda ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Akses penyeberangan menjadi lebih mudah sehingga aktivitas sehari-hari masyarakat dapat berjalan lebih lancar,” ujar Agung.

Ia menilai, konektivitas memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat. Ketika akses antarkampung dan antarwilayah lebih mudah, waktu tempuh warga dapat ditekan dan berbagai aktivitas menjadi lebih efisien.

“Kehadiran jembatan ini diharapkan membantu warga yang melakukan perjalanan menuju tempat kerja serta mendukung pergerakan aktivitas ekonomi di sekitar Desa Gunung Bentang dan Desa Cimenteng,” ujarnya.

Agung menekankan pembangunan infrastruktur tidak berhenti setelah jembatan diresmikan. Pemeliharaan secara berkala diperlukan agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ia meminta masyarakat ikut mengawasi kondisi jembatan. Jika ditemukan kerusakan, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga kerusakan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

“Pemeliharaan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang,” katanya.

Agung juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut mendukung proses pembangunan. Menurutnya, dukungan warga menjadi bagian penting dalam mewujudkan infrastruktur yang benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Di temysama, Camat Sagaranten Hodan Pirmansyah, menyambut baik selesainya pembangunan Jembatan Garuda Cibodas. Ia menilai jembatan tersebut memiliki posisi strategis karena menghubungkan aktivitas masyarakat dari dua desa yang berada di kecamatan berbeda.

“Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung masyarakat Desa Gunung Bentang dan Desa Cimenteng. Kami berharap keberadaannya dapat semakin memperlancar aktivitas warga,” ujar Hodan.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas tersebut. Pengawasan dari warga dinilai penting agar jembatan tetap berfungsi dengan baik dan dapat dimanfaatkan bersama.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga Jembatan Garuda Cibodas memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat dijaga bersama,” tandasnya.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru