Sukabuminow.com || Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyatakan optimismenya terhadap kesiapan seluruh atlet pencak silat asal Sukabumi dalam menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) Jawa Barat 2025.
Ajang seleksi menuju Porprov Jawa Barat 2026 tersebut digelar pada 18–25 Oktober 2025 di GOR Tri Lomba Juang, Kota Bandung, dan akan mempertemukan pesilat terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat.
“Kontingen Kabupaten Sukabumi tergabung dalam Grup 1 bersama Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Ciamis, Kota Sukabumi, dan Kota Depok. Para pesilat akan berjuang memperebutkan tiket menuju Porprov Jabar 2026,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi itu, Senin (20/10/25).
Lebih lanjut, Budi Azhar menjelaskan bahwa IPSI Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan para atlet melalui program latihan intensif dan terukur selama beberapa bulan terakhir. Dukungan diberikan secara penuh, baik dalam hal pembinaan teknis, peningkatan fisik, hingga penguatan mental bertanding.
“Target utama kami bukan hanya sekadar lolos ke Porprov, tetapi juga tampil sebagai juara dan membawa nama baik Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi. Persiapan sudah kami lakukan secara matang, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental,” ungkapnya.
Menurut Budi, pencak silat tidak hanya menjadi olahraga prestasi, tetapi juga bagian dari identitas budaya dan kebanggaan masyarakat Sukabumi. Oleh karena itu, ajang BK Porprov Jabar 2025 menjadi momentum penting untuk menunjukkan hasil pembinaan atlet daerah sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu daerah dengan potensi besar di cabang olahraga bela diri tradisional tersebut.
“Harapan kami tentu agar para atlet bisa menjadi yang terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi. Semoga kerja keras para pesilat, pelatih, dan seluruh tim membuahkan hasil membanggakan. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sukabumi agar mereka bisa tampil maksimal dan meraih prestasi tertinggi,” pungkasnya.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana
