Sukabuminow.com || Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, turut memperkuat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas. Kontribusi tersebut difokuskan pada perbaikan lima rumah tidak layak huni (rutilahu) dan pembangunan empat titik sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan intervensi tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan pembangunan desa melalui kolaborasi lintas sektor.
“Disperkim berkontribusi melalui penanganan lima unit rumah tidak layak huni dan pembangunan empat titik sumur bor. Semuanya dikerjakan oleh Satgas TMMD di bawah komando Kodim 0622. Kami berharap pembangunan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kelayakan hunian dan akses air bersih,” ujar Sendi.
Lima unit rutilahu tersebar di Kampung Datarlame, dua unit di Kampung Sukadamai, serta masing-masing satu unit di Kampung Cibatu II dan Kampung Cibatu. Program ini diarahkan untuk membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak dan aman.
Sementara itu, pembangunan sumur bor dilaksanakan di empat lokasi, yakni Kampung Cilubang, Sukasirna, Cikole, dan Bojonggadog. Infrastruktur air bersih tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Sendi, keterlibatan Disperkim dalam TMMD menjadi bagian dari upaya menyinergikan program pembangunan daerah dengan kebutuhan nyata warga. Kolaborasi ini juga diharapkan mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perdesaan.
TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dibuka melalui upacara di Lapangan Cikole, Desa Mekarjaya, pada 13 Oktober 2026. Program berlangsung hingga 11 November 2026 dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Selain rutilahu dan sumur bor, sasaran TMMD mencakup pengaspalan jalan sepanjang dua kilometer, rehabilitasi jembatan dan posyandu, pembangunan fasilitas sanitasi, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Sendi berharap kontribusi Disperkim dapat mendukung keberhasilan program tersebut sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi warga Ciemas.
“Harapannya, pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana
