Lonjakan Sampah Usai Lebaran, Dinas Pertanian Sukabumi Ikut Gerakan Bersih-bersih

Sukabuminow.com || Lonjakan kunjungan wisatawan saat libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tidak hanya membawa dampak positif bagi sektor ekonomi, tetapi juga memunculkan persoalan serius berupa peningkatan volume sampah di kawasan pesisir. Menyikapi hal tersebut, aksi bersih-bersih sepanjang jalur wisata Palabuhanratu–Cisolok digelar secara serentak pada Kamis (2/4/26).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi ini menjadi bagian dari implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Aksi tersebut melibatkan lintas sektor, termasuk partisipasi aktif dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan dan sektor wisata.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya bukan sekadar bentuk partisipasi simbolis, melainkan bagian dari komitmen menjaga keseimbangan antara sektor pertanian, lingkungan, dan pariwisata.

“Lingkungan yang bersih menjadi fondasi penting tidak hanya bagi pariwisata, tetapi juga bagi keberlanjutan sektor pertanian. Ekosistem yang terjaga akan berdampak langsung pada kualitas lahan dan produktivitas pertanian masyarakat,” ujar Aep.

Menurutnya, kawasan pesisir Sukabumi, khususnya jalur Palabuhanratu–Cisolok, merupakan wilayah strategis yang tidak hanya memiliki daya tarik wisata nasional, tetapi juga menjadi penopang aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk petani dan pelaku usaha lokal.

Aep menjelaskan, keterlibatan Dinas Pertanian dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Pertanian tidak bisa dipisahkan dari kondisi lingkungan. Ketika lingkungan tercemar, dampaknya akan terasa hingga ke sektor pangan. Karena itu, kami mendukung penuh gerakan ini sebagai langkah nyata menjaga keberlangsungan ekosistem,” jelasnya.

Dalam aksi tersebut, berbagai elemen turun langsung ke lapangan melakukan pembersihan sampah di sejumlah titik strategis sepanjang jalur wisata. Kegiatan ini juga didukung oleh penyediaan armada pengangkutan sampah oleh DLH Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dan komunitas menjadi kunci keberhasilan gerakan ini. Seluruh peserta diimbau untuk membawa perlengkapan kebersihan secara mandiri sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Aep menambahkan, momentum pasca-Lebaran ini harus menjadi titik awal dalam membangun budaya sadar lingkungan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

“Kesadaran menjaga kebersihan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan lingkungan yang bersih, sektor wisata akan berkembang, ekonomi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” tegasnya.

Gerakan ini juga selaras dengan kebijakan nasional melalui surat edaran pemerintah pusat dan daerah terkait pengendalian sampah selama periode Hari Raya Idulfitri.

Dengan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis kawasan wisata pesisir tetap terjaga kebersihannya dan mampu menjadi destinasi unggulan berdaya saing nasional.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru