Jalur Wisata Palabuhanratu–Cisolok Sukabumi Dibersihkan Serentak, Ini Tujuannya

Sukabuminow.com || Lonjakan kunjungan wisatawan saat libur Hari Raya Idulfitri 1447 H membawa dampak serius terhadap peningkatan volume sampah di kawasan pesisir Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi menginisiasi aksi bersih-bersih sepanjang jalur wisata Palabuhanratu hingga Cisolok, Rabu (1/4/26).

Kegiatan ini melibatkan ratusan orang yang terdiri dari unsur pemerintahan, desa, instansi vertikal, komunitas, pelajar, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Serta merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), sekaligus respon terhadap meningkatnya timbulan sampah di kawasan wisata unggulan tersebut.

Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah tingginya aktivitas wisata.

“Pasca-libur Lebaran, volume sampah di kawasan pesisir mengalami peningkatan signifikan. Ini menjadi perhatian serius kami, sehingga diperlukan gerakan bersama untuk mengembalikan kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata,” ujarnya.

Menurut Nunung, jalur Palabuhanratu–Cisolok merupakan salah satu ikon wisata pesisir yang memiliki daya tarik nasional. Oleh karena itu, kebersihan dan keindahan kawasan tersebut harus menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat dan pelaku wisata.

DLH Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, berperan dalam memfasilitasi armada pengangkutan sampah dari seluruh titik kegiatan. Sementara itu, peserta aksi diharapkan membawa perlengkapan kebersihan secara mandiri sebagai bentuk partisipasi aktif.

“Aksi ini menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan adalah bagian dari pelayanan wisata. Jika lingkungan bersih, wisatawan akan merasa nyaman dan dampaknya akan kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Gerakan ini juga selaras dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, Gubernur Jawa Barat, serta Kementerian Lingkungan Hidup terkait pengendalian sampah selama periode Hari Raya Idulfitri.

Dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, komunitas, hingga masyarakat umum, DLH optimistis aksi bersih ini mampu memberikan dampak nyata terhadap kondisi lingkungan di kawasan pesisir.

Nunung pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya terlibat dalam aksi bersih-bersih, tetapi juga menjaga perilaku ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.

“Ini bukan hanya kegiatan satu hari. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun kebiasaan menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru