Sukabuminow.com || Penyaluran bantuan pangan Desa Cibodas di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 dilakukan dengan sistem yang lebih tertata. Pemerintah Desa Cibodas, membagi jadwal penyaluran berdasarkan kedusunan untuk mengurangi antrean dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat.
Bantuan yang bersumber dari Badan Pangan Nasional tersebut diberikan kepada 2.282 keluarga penerima manfaat (KPM).
Kepala Desa Cibodas Ibadullah, melalui Bendahara Desa, Asep Permana, mengatakan setiap KPM memperoleh tiga karung beras. Masing-masing karung berisi 10 kilogram sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram per KPM untuk periode tiga bulan.
“Untuk periode sekarang, setiap KPM mendapatkan tiga karung. Satu karung berisi 10 kilogram, jadi totalnya 30 kilogram,” ujar Asep, Jumat (28/8/26).
Berbeda dengan penyaluran sebelumnya, bantuan kali ini hanya berupa beras tanpa minyak goreng.
Asep menjelaskan, terdapat penambahan jumlah penerima dibandingkan periode sebelumnya.
Pada penyaluran Februari–Maret 2026, jumlah penerima tercatat 2.272 KPM. Kini jumlah tersebut bertambah menjadi 2.282 KPM atau meningkat 10 KPM.
Untuk menjaga proses pembagian tetap tertib, penyaluran dilakukan selama empat hari.
Desa Cibodas memiliki empat kedusunan. Setiap hari, penyaluran difokuskan kepada KPM dari satu kedusunan.
“Kita bagi per kedusunan, satu hari satu dusun. Ini untuk mengantisipasi antrean yang panjang dan supaya masyarakat lebih nyaman, aman, serta tertib,” kata Asep.
Sistem tersebut diterapkan setelah pemerintah desa mengevaluasi pengalaman penyaluran sebelumnya.
“Selain jumlah penerima yang cukup banyak, wilayah Desa Cibodas juga memiliki jangkauan yang luas. Karena itu, pembagian kami lakukan berdasarkan kedusunan. Cara ini lebih efektif dibandingkan mengumpulkan seluruh penerima dalam satu waktu,” ujarnya.
Penyaluran bantuan pangan kali ini juga berlangsung di tengah musim kemarau.
Asep mengatakan sebagian lahan pertanian masyarakat di Desa Cibodas merupakan sawah tadah hujan. Kondisi tersebut membuat ketersediaan pangan masyarakat menjadi salah satu perhatian.
Karena itu, bantuan beras diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat selama periode tersebut.
“Semoga program pemerintah ini bisa benar-benar dimanfaatkan dan bermanfaat bagi masyarakat. Terlebih sekarang musim kemarau, sementara banyak sawah kita merupakan sawah tadah hujan,” ujarnya.
Menurut Asep, bantuan tersebut setidaknya dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Dengan pembagian berdasarkan kedusunan, proses penyaluran bantuan pangan Cibodas Sukabumi diharapkan berjalan lebih lancar.
Masyarakat tidak perlu datang secara bersamaan sehingga kepadatan antrean dapat ditekan.
Penyaluran juga dilakukan secara bertahap selama empat hari sesuai jadwal yang telah ditentukan pemerintah desa.
Bagi Desa Cibodas, pola tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
Asep berharap penerima bantuan dapat memanfaatkan beras yang diberikan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Harapannya bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan benar-benar digunakan untuk kebutuhan pangan keluarga,” pungkas Asep.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
