Hilang Saat Memancing di Sungai Ciseureuh, Warga Sukabumi Ditemukan Lemas Sejauh 1 Km

Sukabuminow.com || Kisah menegangkan sekaligus mengharukan datang dari wilayah Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang pria bernama Ade Rustandi (57 th), yang sempat dilaporkan hilang saat memancing di kawasan Curug Muara Sodong, Desa Cibodas, Kecamatan Cibitung, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah empat hari pencarian intensif.

Camat Cibitung, Hodan Firmansyah, mengungkapkan bahwa laporan hilangnya korban diterima pada Selasa (7/4/26) sekitar pukul 10.00 WIB dari pihak keluarga bersama perangkat desa.

“Korban atas nama Ade Rustandi dilaporkan hilang setelah pergi menjala ikan ke muara Curug Sodong atau aliran Sungai Ciseureuh di wilayah Desa Cibodas,” ujar Hodan, Rabu (8/4/26).

Berdasarkan kronologi, korban berangkat dari rumahnya di Kampung Cibodas, Desa Banyumurni, pada Minggu (5/4/26) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum berangkat, ia sempat mengajak rekannya, Mumuh, namun ajakan tersebut tidak terpenuhi sehingga korban pergi seorang diri.

Hingga malam hari, Ade tak kunjung kembali. Kondisi ini membuat keluarga panik dan segera meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian secara swadaya.

Upaya pencarian terus dilakukan oleh warga bersama unsur terkait sejak Senin hingga Selasa. Titik terang mulai muncul setelah warga menemukan barang-barang milik korban di kawasan Batu Gede, berupa botol air mineral dan sisa makanan, yang diduga menjadi lokasi terakhir korban beristirahat.

“Sejak laporan diterima, seluruh elemen masyarakat bergerak bersama melakukan pencarian,” kata Hodan.

Pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Rabu (8/4/26) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban ditemukan di kawasan Leuwi Kopeng, Desa Cibodas, dengan jarak sekitar satu kilometer dari lokasi awal.

Saat ditemukan, kondisi korban lemas dan diduga mengalami kelelahan setelah tersesat di area aliran Sungai Ciseureuh.

“Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan dalam keadaan hidup, meski dalam kondisi lemah,” ungkap Hodan.

Proses evakuasi dilakukan secara manual oleh warga menggunakan tandu sejauh kurang lebih satu kilometer menuju akses jalan terdekat. Setelah itu, korban langsung dibawa ke Puskesmas Cibitung untuk mendapatkan penanganan medis.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jika beraktivitas di alam terbuka, sebaiknya tidak sendirian dan selalu memberi kabar kepada keluarga,” pungkasnya.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru