Sukabuminow.com || Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ali Iskandar, memberikan apresiasi tinggi terhadap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.
Apresiasi itu disampaikan Ali atas terselenggaranya Rapat Kerja MUI Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2026–2031. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan gagasan dan memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.
Ali yang juga Ketua Umum DPD Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an Kabupaten Sukabumi menilai MUI memiliki posisi penting sebagai wadah silaturahmi ulama, umara, dan cendekiawan muslim.
“Saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Rapat Kerja MUI Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2026–2031. Semoga MUI terus menjadi institusi yang menaungi dan memfasilitasi silaturahmi antara ulama, umara, dan cendekiawan muslim,” ujar Ali, Kamis (7/10/26).
Menurut Ali, peran tersebut tidak berhenti pada pembinaan umat. MUI juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang memiliki dimensi sosial dan spiritual.
Ia berharap sinergi yang terbangun dapat memperkuat pembinaan masyarakat sekaligus mendukung arah pembangunan Kabupaten Sukabumi menuju daerah yang mubarakah.
“MUI diharapkan dapat mengayomi, membina, dan membimbing umat Islam di Kabupaten Sukabumi serta menghadirkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Nilai tersebut dapat menjadi pendorong kinerja pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” katanya.
Ali menilai pembangunan daerah akan lebih kuat apabila pemerintah dan unsur keagamaan berjalan beriringan. Pemerintah memiliki program pembangunan, sedangkan ulama berperan memberikan pembinaan moral dan spiritual kepada masyarakat.
Karena itu, sinergitas menjadi kunci agar berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu membangun masyarakat yang sehat, baik, benar, cerdas, dan tangguh.
“Tentu saja semuanya bisa terwujud karena sinergitas yang terjadi. Semoga Allah memudahkan kita bersama untuk menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat,” tutur Ali.
Ia berharap kepengurusan MUI Kabupaten Sukabumi periode 2026–2031 dapat terus memperkuat peran tersebut dan menjaga kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Sinergi ulama dan pemerintah bukan hanya penting dalam kehidupan keagamaan. Kerja bersama itu juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan Kabupaten Sukabumi yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
