Sukabuminow.com || Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi, angkat bicara terkait kedatangan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB Himasi) ke Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Komplek Perkantoran Jajaway, Palabuhanratu, Kamis (2/6/22).
Dirinya mengapresiasi kedatangan para mahasiswa yang mengadukan kondisi tambang kapur yang membuat masyarakat Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, merasa ‘tercekik’ tersebut.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PB Himasi yang membawa aspirasi masyarakat Desa Padabeunghar ke DPRD Kabupaten Sukabumi. Mereka membantu dan memperjuangkan hak masyarakat secara nyata,” tutur Ketua Fraksi Partai Demokrat itu.
Badri menegaskan, dirinya telah menangkap seluruh poin yang disampaikan PB Himasi terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan dari eksploitasi batu kapur tersebut.
“Kita akan kroscek perusahaan tersebut termasuk soal izinnya. Kemudian kita akan melihat sejauh mana dampak lingkungannya. Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi. Sehingga akan terlihat nanti langkah apa yang akan diambil ke depannya,” ungkapnya.
Ia mengaku belum bisa mengambil kesimpulan yang utuh terkait aspirasi PB Himasi itu. Namun dirinya memastikan akan menindak lanjutinya.
“Kita akan gali sedalam mungkin. Sehingga nantinya akan ada solusi untuk permasalahan ini,” pungkasnya. (Edo)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
