PWI dan IJTI Sukabumi Satukan Langkah, Dorong Ekosistem Pers yang Lebih Solid

Sukabuminow.com || Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sukabumi Raya setelah terbentuknya kepengurusan baru periode 2026–2029.

Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Syamsi, menyampaikan apresiasi atas suksesnya Musyawarah Korda (Muskorda) III IJTI Sukabumi Raya yang digelar di Grand Inna Samudra Beach Hotel Palabuhanratu, Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (26/9/26).

Bagi PWI, lahirnya kepengurusan baru IJTI menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membuka ruang kerja sama antarkomunitas profesi pers di Kabupaten Sukabumi.

“Selamat atas suksesnya Muskorda ke-3 IJTI Sukabumi Raya dan selamat mengemban amanah bagi ketua beserta pengurus baru yang telah terpilih,” ujar pria yang karib disapa Abah Anom itu.

Menurut Abah Anom, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Konten audiovisual kini menjadi bagian penting dalam arus informasi, sehingga jurnalis dituntut mampu beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip jurnalistik.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi ruang bersama bagi organisasi profesi pers untuk bertukar gagasan, memperkuat kapasitas wartawan, dan menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.

“Sebagai sesama pilar pers di Sukabumi, kami di PWI siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Mari kita melangkah dan maju bersama, bertukar gagasan, serta membangun ekosistem pers yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

PWI dan IJTI Didorong Perkuat Ekosistem Pers Sukabumi

PWI Kabupaten Sukabumi memandang kolaborasi antarorganisasi profesi wartawan penting untuk menghadapi dinamika industri media yang terus berkembang.

Kehadiran media cetak, daring, televisi, hingga platform audiovisual telah membentuk ekosistem informasi yang semakin beragam. Perubahan tersebut juga menuntut peningkatan kompetensi dan profesionalitas jurnalis.

Abah Anom menegaskan, kerja sama tidak harus menghilangkan karakter dan fungsi masing-masing organisasi. Sebaliknya, kolaborasi dapat menjadi ruang untuk memperkuat peran pers dalam memberikan informasi yang akurat, edukatif, dan relevan bagi masyarakat.

“Kita ingin kehadiran pers di Sukabumi benar-benar dirasakan manfaatnya. Pers harus menjadi penyambung aspirasi masyarakat sekaligus ikut mendorong pembangunan daerah melalui informasi yang berkualitas,” tandasnya.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru