Sukabuminow.com || Tim gabungan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terus berjibaku membersihkan area Alun-Alun Cangehgar pascabencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Dengan kerja keras yang dilakukan hampir setiap hari, kondisi lapangan yang sebelumnya terabaikan kini mulai kembali dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beraktivitas.
“Pembersihan dilakukan secara rutin setiap hari oleh tim gabungan. Kami menerjunkan sekitar 15 hingga 30 personel dari Disperkim,” ujar Sekretaris Disperkim Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, Senin (2/6/2025).
Ia menambahkan, pembersihan dilakukan secara manual menggunakan cangkul karena alat berat yang diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum belum juga tersedia. Hal ini disebabkan alat berat tersebut masih difokuskan untuk penanganan bencana di lokasi lain.
“Pekerjaan sempat terkendala karena tumpukan lumpur dan pasir sudah mengeras, sehingga memerlukan alat berat. Namun, karena keterbatasan sarana, kami memilih fokus pada pengerahan tenaga manusia sembari terus mencari solusi jangka panjang,” imbuhnya.
Herdiawan menjelaskan bahwa material pasir dan lumpur tersebut berasal dari luapan sungai saat banjir. Saat itu, debit air melebihi kapasitas drainase yang ada di sekitar taman.
“Material pasir ini merupakan kiriman dari luapan sungai saat banjir karena debit air yang tinggi melampaui kapasitas saluran drainase,” Herdi menegaskan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Disperkim telah merencanakan perbaikan sistem drainase sebagai langkah antisipatif untuk menghadapi potensi bencana serupa di masa depan.
“Rencana ini merupakan bagian dari upaya pemulihan kawasan taman agar tetap nyaman dan aman digunakan masyarakat. Pada prinsipnya, kami selalu berupaya menjaga kebersihan dan kerapian area ini,” ujarnya.
Herdi juga mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk sementara waktu tidak menggunakan area Alun-Alun Cangehgar demi keselamatan bersama.
“Kami memohon maaf karena area lapangan masih belum sepenuhnya bersih. Untuk sementara, mohon agar tidak digunakan dulu demi kenyamanan dan keselamatan,” pungkasnya.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana
