Setelah Puluhan Tahun Mati Suri, Irigasi Somang Citarik Sukabumi Akan Dihidupkan Kembali

Sukabuminow.com || Harapan warga Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk kembali mendapatkan akses irigasi mulai menemukan titik terang. Daerah Irigasi (DI) Citarik, yang oleh warga dikenal sebagai Irigasi Somang, direncanakan dibangun sepanjang sekitar 1,5 kilometer di wilayah desa tersebut.

Rencana itu mencuat setelah sosialisasi pembangunan dilakukan oleh PT Nindya Karya bersama masyarakat dan unsur pemerintahan Desa Citarik, Senin (12/10/26). Sosialisasi juga telah dilakukan di Desa Cikadu sebagai bagian dari persiapan pekerjaan pembangunan DI Citarik. Total panjang DI Citarik sendiri kurang lebih mencapai 4,5 kilometer.

Kepala Desa Citarik, Ujang Sumantri, mengatakan masyarakat menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, pembangunan Irigasi Somang telah lama dinantikan karena saluran tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan pertanian warga.

“Alhamdulillah, yang direncanakan pembangunan Irigasi Somang di Desa Citarik kurang lebih 1,5 kilometer. Ini yang sudah lama ditunggu masyarakat,” ujar Sumantri.

Sumantri menyebut, keberadaan Irigasi Somang bukan persoalan baru bagi masyarakat Citarik. Saluran tersebut telah lama mengalami kondisi yang membuat fungsinya tidak berjalan optimal.

Bahkan, menurutnya, masyarakat telah menunggu realisasi pembangunan sejak sekitar dekade 1980-an. Karena itu, rencana pekerjaan kali ini dinilai sebagai momentum penting untuk menghidupkan kembali fungsi irigasi.

“Kalau mengenai saluran Irigasi Somang ini mungkin sudah puluhan tahun. Ada yang menyebut mati suri. Mungkin sejak tahun 1980-an. Jadi kalau sekarang bisa terealisasi dengan baik, bagi masyarakat seperti mimpi yang akhirnya terwujud,” katanya.

Rencana pembangunan tersebut juga memiliki arti penting bagi sektor pertanian. Ujang memperkirakan sekitar 400 hektare lahan persawahan bergantung pada ketersediaan air dari jaringan irigasi tersebut.

“Selain lahan pertanian, manfaatnya juga diharapkan dirasakan masyarakat di dua kedusunan yang berada di wilayah Desa Citarik khususnya warga kedusunan 1 dan 2,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan proyek, Pemerintah Desa Citarik menyatakan siap mendukung pekerjaan yang akan dilakukan oleh pihak pelaksana.

Salah satu bentuk dukungan yang didorong Sumantri adalah pelibatan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja selama memungkinkan. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga di sekitar lokasi pembangunan.

“Saya sudah menyampaikan kepada para pelaksana agar masyarakat Desa Citarik bisa diberdayakan. Alhamdulillah, mereka menyanggupi,” ungkapnya.

Pemerintah desa juga akan membantu melakukan pemantauan selama pekerjaan berlangsung. Pengaturan tenaga kerja lokal menjadi salah satu perhatian agar masyarakat yang belum memiliki pekerjaan dapat memperoleh kesempatan.

Mengenai waktu pelaksanaan, Sumantri mengatakan tanggal pasti pekerjaan belum ditetapkan. Namun, berdasarkan informasi dalam sosialisasi, pembangunan diharapkan dapat dimulai dalam waktu dekat.

“Untuk waktunya belum ditentukan secara pasti. Informasinya akan disampaikan kemudian. Kami berharap pelaksanaannya bisa segera dimulai,” tuturnya.

Jika terealisasi, pembangunan DI Citarik sepanjang sekitar 1,5 kilometer di wilayah Desa Citarik diharapkan dapat memperbaiki akses air untuk lahan pertanian sekaligus menghidupkan kembali fungsi Irigasi Somang yang telah lama dinantikan masyarakat.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru