10 Ketua FSDS Palabuhanratu Sukabumi Resmi Dikukuhkan, Warga Didorong Aktif Atasi Persoalan Kesehatan

Sukabuminow.com || Sebanyak 10 ketua Forum Silaturahmi Desa Sehat (FSDS) se-Kecamatan Palabuhanratu resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Aula Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (7/10/26).

10 ketua yang dikukuhkan terdiri atas sembilan ketua forum desa dan satu ketua forum kelurahan. Mereka dilantik oleh Ketua Forum Silaturahmi Kecamatan Sehat (FSKS) Kecamatan Palabuhanratu, Asep Sudeng Herawan.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat. Forum desa dan kelurahan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi mampu menjadi penggerak partisipasi warga dalam menyelesaikan persoalan kesehatan di tingkat lokal.

Asep Sudeng Herawan menempatkan FSDS sebagai bagian penting dari upaya membangun kesadaran masyarakat. Menurutnya, persoalan kesehatan tidak dapat hanya ditangani oleh pemerintah atau fasilitas pelayanan kesehatan.

“FSDS harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama melihat persoalan kesehatan di lingkungannya, membangun kepedulian, dan mendorong solusi yang dapat dilakukan secara bersama,” ujar Sudeng.

FSDS Didorong Menjawab Persoalan Kesehatan dari Tingkat Desa

Keberadaan FSDS memiliki ruang strategis karena desa dan kelurahan merupakan lingkungan terdekat dengan masyarakat. Berbagai persoalan seperti kebersihan lingkungan, sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan keluarga, hingga kepedulian terhadap kelompok rentan membutuhkan keterlibatan warga secara langsung.

Forum tersebut dapat menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, serta unsur kesehatan lainnya.

Dengan penguatan koordinasi, persoalan kesehatan di lingkungan warga diharapkan dapat lebih cepat dikenali dan ditindaklanjuti. Pendekatan berbasis masyarakat juga penting agar program kesehatan tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika masalah sudah muncul.

“Yang terpenting adalah bagaimana forum ini bisa bekerja bersama masyarakat. Desa dan kelurahan sehat tidak hanya dilihat dari fasilitasnya, tetapi juga dari kesadaran dan keterlibatan warganya,” kata Sudeng.

Masa Bakti 2025–2030 Jadi Ruang Konsolidasi

Pengurus FSDS yang dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030 memiliki waktu yang cukup panjang untuk membangun konsolidasi di wilayah masing-masing.

Tantangannya bukan hanya menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Forum juga perlu mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun pola hidup sehat serta memperkuat komunikasi antara warga dan pemangku kepentingan.

Palabuhanratu sebagai kawasan perkotaan sekaligus pusat aktivitas masyarakat menghadapi dinamika yang beragam. Karena itu, pendekatan kesehatan berbasis komunitas menjadi penting agar persoalan di tingkat lingkungan tidak terlewatkan.

Pengukuhan 10 ketua FSDS tersebut diharapkan menjadi awal penguatan gerakan masyarakat untuk mewujudkan desa dan kelurahan yang lebih sehat, mandiri, serta responsif terhadap persoalan kesehatan warganya.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru