TMMD ke-130 di Ciemas, Wabup Sukabumi Titipkan Hasil Pembangunan

Sukabuminow.com || Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak hanya menyasar pembangunan jalan. Lima titik sumber air bersih juga disiapkan untuk membantu warga menghadapi kebutuhan air pada musim kemarau.

Program tersebut resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Cikole, Desa Mekarjaya, Selasa (13/10/26). Pemerintah Kabupaten Sukabumi menilai program TMMD menjadi bentuk nyata kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengatakan sasaran utama TMMD diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya pembangunan jalan sepanjang sekitar 2 kilometer dengan lebar 2,5 meter.

“Alhamdulillah, kegiatan TMMD ini ada sasaran fisik dan nonfisik. Untuk fisiknya salah satunya pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 2.000 meter dengan lebar 2,5 meter, kemudian ada lima rumah tidak layak huni, MCK, dan lainnya,” ujar Andreas usai upacara pembukaan.

Menurut Andreas, kebutuhan air bersih menjadi perhatian karena pelaksanaan TMMD berlangsung saat masyarakat menghadapi musim kemarau. Untuk itu, lima titik sumber air bersih akan dibangun melalui program tersebut.

“Ada lima titik sumber air bersih yang nanti akan dibangun oleh TMMD. Mudah-mudahan ini bisa membantu warga yang mengalami kekeringan dan membutuhkan sarana air bersih,” katanya.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-130 juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik. Penyuluhan kesehatan, pertanian, wawasan kebangsaan, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari program.

Andreas menilai pendekatan tersebut membuat manfaat TMMD dapat dirasakan lebih luas. Pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan pengetahuan dan kapasitas masyarakat.

“Ini betul-betul kolaborasi antara pemerintah daerah dengan TNI bersama masyarakat. Tujuannya agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, terutama warga Desa Mekarjaya,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pra-TMMD yang telah dilakukan sebelum pembukaan. Sejumlah pekerjaan bahkan telah menunjukkan progres signifikan sehingga pelaksanaan utama selama 30 hari dapat lebih efektif.

Menurut Andreas, terdapat pula pekerjaan tambahan yang dikerjakan dalam rangkaian program, termasuk rehabilitasi jembatan. Penambahan sasaran tersebut dinilai menunjukkan respons terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.

Andreas menegaskan pembangunan yang dilakukan melalui TMMD merupakan fasilitas publik yang harus dijaga setelah program berakhir.

Ia meminta masyarakat ikut bertanggung jawab terhadap infrastruktur yang telah dibangun menggunakan anggaran negara. Perawatan dinilai penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Apa pun yang dibangun dengan uang negara menjadi milik dan tanggung jawab bersama. Mudah-mudahan masyarakat ikut merawat dan menjaga supaya umur pekerjaan ini jauh lebih panjang,” tutur Andreas.

TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dilaksanakan selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026. Program tersebut didukung anggaran APBN, APBD Kabupaten Sukabumi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Bagi masyarakat Desa Mekarjaya, pembangunan jalan dan sumber air bersih diharapkan menjadi infrastruktur yang tidak hanya selesai dikerjakan, tetapi juga terus memberikan manfaat setelah TMMD berakhir.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru