DPPKB Sukabumi Dorong KB Terintegrasi, Pelayanan MOW dan MOP Dipantau Langsung

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memperkuat layanan keluarga berencana (KB) terintegrasi dengan fasilitas kesehatan. Salah satu langkahnya dilakukan melalui pemantauan pelayanan kontrasepsi mantap di RSUD Sekarwangi, Cibadak, Minggu (11/10/26).

Bupati Sukabumi, Asep Japar, meninjau langsung pelayanan Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi dan Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi di ruang operasi UOBK RSUD Sekarwangi.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, mengatakan pelayanan kontrasepsi mantap perlu didukung koordinasi lintas sektor agar masyarakat memperoleh layanan KB yang aman dan sesuai kebutuhan.

“Pelayanan KB tidak hanya berkaitan dengan kontrasepsi, tetapi juga bagaimana layanan tersebut terintegrasi dengan fasilitas kesehatan. Karena itu, koordinasi antara DPPKB, rumah sakit, tenaga kesehatan, dan perangkat daerah menjadi bagian penting,” ujar Eka.

Ia menjelaskan, MOW dan MOP merupakan metode kontrasepsi melalui tindakan medis yang ditujukan bagi pasangan yang telah mempertimbangkan pilihan tersebut.

Menurut Eka, keputusan mengikuti kontrasepsi mantap harus didasarkan pada informasi yang memadai serta persetujuan peserta secara sadar. Aspek keselamatan dan prosedur pelayanan juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

“Peserta harus mendapatkan informasi yang jelas sebelum menentukan pilihan. Pelayanan juga harus mengikuti prosedur dan mengutamakan keselamatan pasien,” katanya.

Pemantauan di RSUD Sekarwangi menjadi bagian dari upaya memastikan program KB berjalan sejalan dengan pelayanan kesehatan. Penguatan integrasi tersebut juga penting untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan KB.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Ade Suryaman, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Direktur Utama RSUD Sekarwangi, serta Sekretaris Dinas Kesehatan.

Eka menilai kolaborasi lintas perangkat daerah dan fasilitas kesehatan perlu terus diperkuat. Dengan koordinasi yang lebih baik, pelayanan KB di Kabupaten Sukabumi diharapkan tidak berhenti pada pencapaian program, tetapi juga memberikan layanan yang aman, informatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru