Pasirsuren Jadi Kandidat Desa Model Sukabumi, TP PKK Evaluasi Kesiapan ke Tingkat Provinsi

Sukabuminow.com || Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mulai dipersiapkan untuk menjadi salah satu kandidat desa model yang mewakili Kabupaten Sukabumi ke tingkat provinsi.

Kesiapan tersebut dievaluasi melalui kegiatan Bina Wilayah 10 Program Pokok TP PKK Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 yang dipimpin Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Kabupaten Sukabumi, Erni Ade Suryaman, Senin (19/10/26).

Erni mengatakan, Desa Pasirsuren merupakan satu dari enam desa yang dipilih sebagai desa model dari sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Pembinaan dilakukan untuk melihat keunggulan sekaligus kekurangan desa sebelum nantinya ditentukan satu desa yang akan mewakili kabupaten ke tingkat provinsi.

“Kami ingin melihat sejauh mana persiapan desa model ini. Setelah melihat dan melakukan wawancara, sekitar 80 persen sudah baik. Masih ada kekurangan, tetapi itu menjadi bagian dari pembinaan agar persiapannya semakin matang,” ujar Erni, usai kegiatan.

Menurut Erni, penilaian desa model tidak hanya melihat kondisi fisik desa. Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK menjadi salah satu unsur penting yang harus terintegrasi dengan indikator Desa Mubarakah.

Setiap kelompok kerja (pokja) TP PKK memiliki program unggulan yang diarahkan untuk mendukung indikator tersebut. Karena itu, pembinaan dilakukan secara menyeluruh agar program PKK benar-benar berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“10 Program PKK harus masuk dalam indikator Desa Mubarakah. Ada 12 indikator yang menjadi acuan, sehingga program dari setiap pokja harus memiliki keterkaitan dengan indikator tersebut,” jelasnya.

Erni menilai setiap desa memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Enam desa yang dipilih merupakan wilayah yang dinilai memiliki potensi sesuai kriteria untuk dikembangkan sebagai desa model.

“Desa Pasirsuren kemudian menjadi salah satu kandidat dari tingkat wilayah. Hasil pembinaan akan menjadi bahan evaluasi sebelum satu desa ditetapkan untuk mewakili Kabupaten Sukabumi pada tingkat provinsi,” terangnya.

Erni menegaskan, proses pembinaan tidak dimaksudkan untuk membebani pemerintah desa maupun kecamatan. TP PKK Kabupaten Sukabumi berperan memberikan arahan mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan sesuai kriteria.

“Kami tidak memberikan target yang memberatkan. Tidak ada beban biaya kepada desa atau kecamatan. Kami hanya memberikan pembinaan mengenai apa yang harus dipersiapkan dan dipenuhi sesuai kriteria,” tegasnya.

Selain Pasirsuren, desa model yang disiapkan berasal dari beberapa wilayah, di antaranya Desa Pawenang, Desa Ujunggenteng, Desa Pabuaran Sagaranten, dan Desa Sukajaya atau yang dikenal sebagai Desa Tikukur.

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari strategi TP PKK Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat berbasis desa. Penilaian tidak hanya diarahkan pada kesiapan mengikuti perlombaan, tetapi juga pada keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Erni berharap proses pembinaan dapat membantu setiap desa mengenali potensi yang dimiliki sekaligus memperbaiki aspek yang masih kurang.

“Setiap desa pasti punya kelebihan dan kekurangan. Tugas kami adalah membantu melihat apa yang perlu diperbaiki sehingga desa yang dipilih benar-benar siap ketika nanti mewakili Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru