AdvertorialKabupaten SukabumiParlemenPemerintahan

Bahas Dua Raperda, Bupati Sukabumi Sampaikan Pendapat Akhir

Sukabuminow.com || Tiga agenda dibahas antara legislatif dan eksekutif Kabupaten Sukabumi. Pembahasan dikemas dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (10/7/23).

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali mengatakan, ketiga agenda tersebut di antaranya Penyampaian Laporan Badan Anggaran DPRD; Penyampaian Pendapat Akhir Bupati atas Raperda tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022, dan Raperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan; serta Penyampaian Nota Pengantar Raperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah;

“Semua sudah disampaikan dalam rapat tadi. Banggar sudah menyampaikan laporannya, pun begitu Pak Bupati sudah memberikan pendapat akhir terhadap dua Raperda,” tutur politisi Golkar itu.

Di tempat sama Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, Pemda terus berkomitmen melakukan upaya perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah. Satu di antaranya dengan meningkatkan pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel, sebagai pilar utama kredibilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Pendapat, kritik, dan saran dari Fraksi dan Komisi DPRD harus dimaknai sebagai upaya wakil rakyat dalam menjalankan fungsinya bagi kemajuan pembangunan daerah. Semoga hasil evaluasi oleh Gubernur Jawa Barat dapat kita sempurnakan sesuai arahan dan hasil evaluasi. Sehingga dapat ditetapkan menjadi Perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD,” ujarnya.

Sementara itu terkait Raperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, Marwan menjelaskan, dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan ketenagakerjaan yang optimal dan manusiawi tanpa diskriminasi. Keputusan yang dibuat dan ditetapkan, kata Marwan, merupakan proses dari kebijakan publik yang dinantikan bersama.

“Terbitnya keputusan dimaksud harus memberikan manfaat dan berdampak pula pada peningkatan perkembangan ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sekaligus bisa menjadi payung hukum dan pedoman bagi pemerintah daerah dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ketenagakerjaan di kabupaten sukabumi,” tegasnya.

Sedangkan mengenai Raperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Marwan menegaskan, Pemkab Sukabumi berkomitmen untuk terus berupaya dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak daerah dan retribusi daerah. Selain itu, perbaikan pelayanan juga akan selalu dilakukan demi memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

“Mengingat rancangan Perda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang kami sampaikan hari ini masih belum optimal, kami mohon kesediaan Anggota DPRD untuk dapat memberikan sumbang saran, pandangan, dan koreksi guna penyempurnaannya,” pungkasnya. (Ridwan HMS)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button